Cekidoooot : Today is a Good Day!!! \(^V^)/

Jumat, 20 April 2012

KONSER UNYU-UNYU

Yogyakarta, 7 Maret 2012
“Tittit….tittit…” nada pendek poliponik hpku bordering menandakan ada pesan masuk. Aku yang sedari tadi asik mencuci piring sisa-sisa makanku selama seminggu secepat kilat membuka pesan singkat itu.
Chi, jadikan???
Jam 2 kami ke tempatmu. Sekarang lagi nungguin Boz pulang sekolah.
Siap-siap Ok!!!
Aku termenung sejenak, dalam hati aku bergumam “ mmm… masih nungguin Boz, aku lanjutin cuci piring dulu aaah….. “. Kira-kira 10 menit kemudian, belum nyampe kamarku, aku udah mendengar teriakan Nakel “ Chiiiii…… cepaaaaat!!!!!”. Aku kalang kabut, aku belom siap sama sekali. Dari tadi asik mencuci. Muka si Nakel muncul bersama Boz Windra si Perfect to, Ricko si Funky dan Jay si Engkong Gendut. Pembicaraan sengit pun terjadi.
“Dasar nenek-nenek…kerjaannya nyuci terus, udah dibilang dari tadi disuruh siap-siap” Kata Nikson si Nakel dengan nada khasnya yang membuat temen-temen yang lain tertawa.
“Iya kakek…. Ini aku mau ganti baju dulu, tunggu yaaa” aku menjawab sambil berlalu di depan teman-teman. Masih terdengar suara nikson nyeletuk “ Chiiii…ikut eeee…” dan di sambut tertawa lagi oleh teman-teman.
Begitulah setiap hari, berada di antara 3 unyuk-unyuk itu membuat aku melupakan sejenak beban workshop PPG selama ini. Ada aja yang dijadikan bahan buat ngebanyol. Kalo udah kehabisan bahan, salah satu jurus andalan kami adalah menjadikan salah satu diantara kami berempat sebagai objek tertawaan.
Happy Puppy Selokan Mataram Jam 15.30
“Ambil yang medium apa small mas” waitres Hepap bertanya kepada Windra.
“Bagaimana teman-teman???” Windra kelihatan bingung dan rupanya ingin mengajak kami bingung juga. Melihat kebingungan kami dan mengantisipasi kebingungan itu akan menjadi kegalauan yang amat dahsyat (lengkitabayil banget), sang waitres seksi dengan rambut panjang tergurai, baju kemeja press body ditambah lagi rok mini itupun mulai menawarkan fasilitasnya (jangan berpikir jorok ya…hehe) “ bagaimana kalo yang medium aja mas, bisa langsung masuk. Mmm..yang small nunggu lagi setengah jam. Bagaimana???” mendengar penjelasan singkat sang waitres kami ber-6 kompak menjawab “yang medium aja”. Setelah menyelesaikan nota pemesanan, kamipun diantar oleh seorang pelayan laki-laki ke room yang telah kami pesan.
Setibanya di room, masing-masing kami mulai memencet tombol untuk memilih lagu-lagu yang akan kami nyanyikan. Lagu pertama dimulai dengan Boz Windra menyanyikan lagunya Vidi Aldiano. Mmm…semua terpana, suaranya adeeem banget. Setelah menyelesaikan lagu pertama, ada point yang mulai bergerak, bergerak dan berhenti di angka 90. Tiba-tiba semuanya teriak “yeee…” dan disambung dengan tertawa. Selanjutnya Ricko menyanyikan lagunya Adrian Martadinata. Suara ricko khas, enak didengar, lembut. Yang lain juga diam sambil merenung memikirkan lagu apa lagi ya yang mau dinyannyiin. Ternyata suara Ricko hanya mendapat point 90, like Windra. Selanjutnya, tiba giliran aku. Aku memilih menyanyikan lagu Gaby Idol, Begitu Indah. Akupun mulai menyanyi dengan khusyuknya, sesekali terdengar backing vocal dari Ricko. Mmm cukup nice duet maut tadi. Tapi apa pemirsa, hasil yang diperoleh membuat pemirsa semua terkejut, point untuk lagu ini adalah…… (degdegan layaknya menonton pertandingan marathon..haha..ga nyambung banged ya..) 00. Spontan semua yang hadir tertawa terbahak-bahak melihat point tragis itu, aku yang merasa menjadi korban tertawaan sedikit demi sedikit meleleh seperti lilin (Lebay lagi….). “haha…..nol….” kata Nikson mulai mengejek. “itu seratus bukan nol” jawabku sinis tapi sambil senyum-senyum. Teman-teman yang lain juga ikut tertawa. 
Lagu berikutnya dibawakan oleh Tinatun yaitu lagu Big-big world. Melihat Tina beraksi di atas kursi kami semua tertawa dan mengikuti gaya Tina. Mengangguk-anggukkan kepala ke kanan dan kekiri sambil jari telunjuk ditempelkan di pipi. Pokoknya, imuuuuuuuut banget. Unyu-unyuuuuu deeehhh….. semua merasa terhibur dan membuat perut sedikit sakit karena dari tadi tertawa melulu. Yang menghebohkan lagi, point yang diperoleh Tina, ternyata saat ini pemirsa, Point Tinatun adalah 96!!! “yeeeeee!!!!” Tina melompat kegirangan dan kami berlima saling berpandangan satu sama lain, menatap kenyataan pahit ini. Lagu yang lucu seperti itu mendapatkan point paling Gede. 
Lagu selanjutnya, artis yang sangat kita tunggu-tunggu….Niksoooon!!!! hahaha…. Nikson menyanyikan lagu Cherry Bell. Yang konon katanya adalah Nikson penggemar berat Cristy Cerry Bell. Cinta matilah. Kamipun menikmati lagu yang dibawakan Nikson. Kami layaknya Girl Band menari menirukan gaya andalan Cerry Bell, kedua tangan di buka membentuk kelopak bunga di bawah  dagu dan ditambah cengiran kuda dengan senyum yang paling manis sedunia. Point akhir menunjukkan angka 86. Selanjutnya, Engkong akan membawakan sebuah lagu andalannya yaitu lagu dari Sheila on 7 yang berjudul Pria Kesepian. Semua tertawa lagi. Engkong memulai lagunya dan kami berdiri sambil melompat-lompat dan bernyanyi layaknya menonton Sheila Konser. Point Engkong 90 juga.
Begitulah seterusnya kami berenam bernyanyi hingga kerongkongan perih, kering dan keringat bercucuran. Dari lagu pop Indonesia, barat, sampe dangdut kami nyanyikan untuk menghabiskan waktu dua jam. Lagunya Adele, Smash, Ayu Ting ting, Simple Plant, Jessy J, Afgan dan banyak lagi lagu-lagu galau yang kami nyanyikan.
Tidak terasa waktu hampir menunjukkan jam 16:30. Tiba-tiba mas pelayan yang mukanya mirip BoyBand masuk sambil membawa nota pembayaran. Kami lagi asik dan seru-serunya berjoget dangdut ala Trio Macan langsung kaget dan tiba-tiba menghentikan aksinya. Bersamaan dengan hilangnya mas tersebut dari balik pintu, kami semua pun tertawa terbahak-bahak menertawakan kekonyolan kami. Selesainya satu lagu terakhir tadi, kamipun bersiap-siap pulang dan tidak lupa memeriksa barang-barang bawaan kami, takut ada yang ketinggalan. 
Kami meninggalkan room karoke dengan tawa yang masih menghiasi bibir kami. Nyampe parkiran ternyata lagi gerimis. Waktu yang sedikit ini pun dimanfaatkan gerombolan unyu-unyu untuk ngebanyol lagi. Hasil akhir, mulut pegel-pegel karena dari tadi ngebanyol dan tertawa. Setelah gerimisnya kami anggap sudah bisa dilewati, kamipun bergegas mengambil motor masing-masing dan saling berpamitan. Kami pulang. Lain Kali lagi yaaa……. Hehehe
Ciao…..
Grazie….. ^_^
(Yogyakarta, 13/03/2011 07:00-07:35)
Maaf baru diposting ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar